Bolehkah Mengumandangkan Adzan, Iqomah Sekaligus Menjadi Imam ?


Sobat Jatilovers, mungkin sebagian muslim masih belum tahu mengenai hal ini, semoga bermanfaat.

azan1
Pertanyaan:

Assalamu ‘alaikum ustadz, saya mau tanya beberapa pertanyaan, ‘Apakah boleh imam mengumandangkan adzan, iqamah sekaligus menjadi imam bagi makmumnya. tapi hal ini bukan dimasjid tapi mengimami shalat wajib dirumah.’ Jika boleh, tolong sertakan dalilnya ustad. Jazakallahu khair ustadz, barakallahu fiik.

Hamba allah(islaXXXXXX@rocketmail.com)

Jawaban:
Azan, Iqamah, dan merangkap menjadi imam 

Alhamdulillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah…

Diperbolehkan bagi imam masjid untuk melakukan azan, iqamah, dan sekaligus menjadi imam. Dalam Mawahibul Jalil dikatakan,

“Siapa yang memperkerjakan seseorang untuk menjadi muazin, iqamah, dan menjadi imam, maka ini diperbolehkan. Upah yang diberikan adalah sebagai ganti untuk usahanya dalam menjaga azan, iqamah, dan menjaga masjid, bukan untuk shalatnya.”

Demikian pula dibolehkan seseorang hanya melakukan adzan dan iqamah tanpa menjadi imam. An-Nawawi mengatakan dalam kitab Al-Majmu’, ‘Kaum muslimin sepakat bolehnya seorang muazin menjadi imam, bahkan dianjurkan. Penulis kitab Al-Hawi mengatakan, ‘Masing-masing, antara azan dan iqamah memiliki keutamaan.’”

Oleh karena itu, orang yang memungkinkan menggabungkan antara tiga hal tersebut; azan, iqamah, dan menjadi imam maka itu lebih utama. Adapun, praktek Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para khulafaur rasyidin, di mana mereka tidak pernah melakukan azan dan sekaligus menjadi imam, karena kesibukan mereka dengan urusan yang lebih penting, dari pada sekedar azan dan iqamah.

Allahu a’lam

Sumber: http://www.islamweb.net/fatwa/index.php?page=showfatwa&Option=FatwaId&Id=76524, http://konsultasisyariah.com/muadzin-merangkap-menjadi-imam

http://artikelassunnah.blogspot.com/2011/10/bolehkah-mengumandangkan-adzan-iqomah.html#.UhXCoPIlxdg

Dijawab oleh ustadz Ammi Nur Baits

Categories: islam | Tags: , , , | 4 Komentar

Navigasi pos

4 thoughts on “Bolehkah Mengumandangkan Adzan, Iqomah Sekaligus Menjadi Imam ?

  1. nice🙂

  2. dedi

    Madzhab imam syafi’i juga membolehkan seorg muadzin mlakukan iqomah. Namun tidak menerangkan lbh lnjut mngenai mjdi imam.
    Namun, Fatwa para ulama sebagian membolehkan apalgi dlm rangka utk mnjaga/mnghidupkan mesjid. Sperti anjuran memakmurkan msjid Allah yang dijabarkan dalam surat At-Tawbah ayat 18.

  3. Arta

    Madzhab imam syafi’i juga membolehkan seorg muadzin mlakukan iqomah. Namun tidak menerangkan lbh lnjut mngenai mjdi imam.
    Namun, Fatwa para ulama sebagian membolehkan apalgi dlm rangka utk mnjaga/mnghidupkan mesjid. Sperti anjuran memakmurkan msjid Allah yang dijabarkan dalam surat At-Tawbah ayat 18.

    • memang miris melihat masjid-masjid megah tapi sepi di zaman sekarang ini, semoga kita termasuk orang2 yg memakmurkan masjid. aamiin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: