Hukum Memakai Gelang dan Kalung Bagi Laki-Laki


sobat jatilovers,,, bagi kaum hawa atau perempuan, perhiasan misal gelang atau kalung memang diperbolehkan misal emas atau perak, yang tujuannya untuk menghiaskan diri tapi tak boleh terlalu berlebihan dan harus menutup aurat. Tapi bagaimana dengan kaum laki-laki? silakan simak di bawah ini :

Tanya :

ustadz yg terhormat saya ingin bertanya:
apa hukumny seorang laki2 memakai Kalung & Gelang Tangan (bukan terbuat dr emas) untk tujuan berfesyen?
adakah sah sholat orng yg memakai perhiasan semacam itu?

mohon jwbn ustadz berdasarkn Dalil Alquran & Hadits..

wallahu’alam…

wasallamu’alaikum warahmatullah..

(Arieffin TheGokhillzz Sahabatsedjatypeterpan – Via Facebook)

Jawab :

Wa’alaikumussalam wr. wb.

Memakai gelang atau kalung untuk tujuan berhias bagi laki-laki hukumnya tidak boleh, baik gelang atau kalung itu terbuat dari emas, perak, maupun dari bahan lainnya. Alasan ketidakbolehan itu bukan terletak pada bahannya, tetapi lebih pada perbuatan itu sendiri yang dinilai sebagai tindakan menyerupai perempuan (at-tsyabbuh bi an-nisâ’). Seperti diketahui, Rasulullah saw. melaknat laki-laki yang menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki (HR Bukhari, bersumber dari Ibn Abbas r.a.). Hadits inilah yang menjadi dasar larangan tersebut. Itu kalau maksud dari memakai gelang atau kalung adalah untuk berhias.

Tetapi kalau tujuannya bukan untuk berhias, itu boleh-boleh saja. Shalat mereka pun insya Allah sah. Bukankah semua jamaah haji kita –baik laki-laki maupun perempuan– memakai gelang sebagai tanda pengenal, dan mereka melakukan shalat dan ritual haji tanpa melepas gelang itu?

Demikian, Wallahu a’lam.

sumber : http://muhammadarifin.net

Categories: islam | Tags: , , , , , , | 15 Komentar

Navigasi pos

15 thoughts on “Hukum Memakai Gelang dan Kalung Bagi Laki-Laki

  1. Anonim

    Makasi atas nasehatnya kini Q sudh tau pa hukum bgi org yg mengg gelang dlm hal b’hias untk pria..’

  2. fariz

    apabila seorang pria memakai gelang pemberian org lain atau sdr dg tujuan untuk menyenangkan mereka apa juga haram? terima kasih..

    • yang ditanya tak lebih tau dari yang bertanya,,, silakan langsung tanya ke sumbernya,,, saya hanya mencopas saja. jazakumullah khoiron katsiron.

  3. Anonim

    terimakasih atas kejujurannya. salam dari pablo aimar

  4. rian

    Tujuan yang bukan untuk berhias itu yang seperti apa ya?

  5. tujuan yang bukan untuk berhias misalnya jamaah haji memakai gelang sebagai tanda pengenal, yang intinya tujuannya tidak sebagai hiasan. Wallahu A’lam

  6. Anonim

    intinya tergantung niat

    • tergantung niat dan kemanfaatannya… terima kasih..

    • akhyar

      Kalu niatnya hanya sekedar pengen saja itu gimana,
      Kalu menurut ibnu tamiya boleh boleh saja asalkan jgn lebih dari 150 gram, bahkan dibuat kancing baju juga boleh, asalkan jgn dibuat wadah makandan minum itu gimana gan?

  7. Anonim

    Kalau di buat sholatt gimana hukumnya

    • yang ditanya tidak lebih tahu dari yang bertanya, lebih baik langsung bertanya pada ustad langsung… thanks. jazakallah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: